Sunday, August 25, 2013

Instalasi dan Modifikasi kerusakan Flow Switch Fire Alarm



Sprinkler bekerja dengan menggunakan sistem pendeteksi panas, sehingga prinsipnya hampir sama dengan heat detector. Pada saat head sprinkler pecah, air dalam pipa akan mengalir dan mengaktifkan switch pada instalasi flow switch. Sprinkler merupakan mechanical accecories dan biasanya digunakan untuk instalasi fire fighting. Sprinkler berfungsi sebagai media pemadaman kebakaran secara otomatis apabila sprinkler terkena api / suhu mencapai 68 derajad celcius. Warna merah di tabung kaca adalah air raksa yang akan memuai dan memecahkan tabung kaca bila terkena panas. Dengan pecahnya sprinkler, air dalam pipa akan mengalir dan mengaktifkan switch dalam instalasi flow switch untuk kemudian sinyal switch akan diteruskan ke rangkaian microcontroller ataupun interface modul untuk diproses sebagai sinyal kebakaran. Bagaimana microcontroller atau interface ini bekerja akan dibahas pada bagian lain.



 Sebuah perangkat flow switch merupakan kombinasi switch dan sebuah penggerak mekanik berupa flapper dimana air dalam pipa berfungsi sebagai penggerak flapper. Dengan prinsip penggerak mekanik,sebuah tuas penggerak mekanik akan menarik switch sebagai fungsi on dan off flow switch. Agar switch elektrik  ini bekerja dengan baik maka sebuah kombinasi mekanik antara penggunaan spring ( per mekanik ) dan sebuah membran akan memaksimalkan fungsi switch secara otomatis sehingga sinyal on off akan terjadi.



Karena Flow Switch bekerja berdasarkan sistem aliran air atau tekanan pada pipa dan kemudian akan aktif sebagai sinyal on off ke fire alarm, maka pemasangan flow switch ini tidak bisa terbalik.  Mengingat bahwa switch hanya akan aktif apabila rangkaian mekanis berupa tuas mekanis akan terdorong  oleh tekanan / gerakan air dalam pipa dengan arah aliran air yang benar.



Sistem Fire Alarm juga harus dilengkapi dengan sebuah valve positioner yang bekerja secara otomatis, dimana sebuah motor DC 24 Volt dipakai sebagai penggerak ( actuator ) yang akan mengatur posisi valve. Valve akan bekerja sesuai instruksi setelah flow switch aktif dan membuka aliran air sedemikian sehingga proses pemadaman terjadi.Valve digerakkan melalui tombol manual dan otomatis dengan menggunakan sebuah tombol atau microcontroller. Kerusakan pada bagian ini bisa saja diperbaiki dengan cara modifikasi  panel atau melalui microcontroller. Beberapa kejadian dilapangan menunjukkan beberapa valve positioner ini digerakkan dengan cara manual melalui handle mekanis untuk membuka dan menutup. Padahal sebenarnya hal ini tidaklah dibenarkan.

Bagaimana jika instalasi dan kontrol flow switch tidak lagi berfungsi dengan baik ? apa yang harus dilakukan saat sprinkler pecah dan MCFA tidak merespon terjadinya kebocoran pipa ? 

Instalasi  flow switch terhubung dengan panel utama dan memberikan sinyal aktif saat switch aktif sehingga alarm aktif.  Beberapa flow switch dilapangan kadang tidak bekerja dengan baik karena kabel putus atau kerusakan mekanis. Sulitnya medan jalur kabel dan pengaruh usia sehingga jalur kabel sulit untuk dilacak menambah rumitnya perbaikan sistem alarm pada bagian ini. Meskipun dengan alat pendeteksi kabel  bisa diperbaiki namun tidak semudah yang dilakukan jika jalur kabel sudah sulit dilacak. Bagaimana langkah solusinya ?

Beberapa gedung memang tidak masalah dengan ini. Namun kadang cukup sulit atasi soal kabel dengan jumlah banyak. Untuk kejadian ini kita bisa melakukan dengan cara atau sistem wireless. Dimana tidak lagi diperlukan kabel seperti biasanya yang menghubungkan flow switch dengan panel MCFA. Sistem wireless yang dimaksud adalah dengan menambahkan modul microcontroller berikut pemancar gelombang baik internet atau gelombang radio yang menghubungkan flow switch dan mcfa. Dengan solusi ini maka kerusakan sistem akibat kabel putus tidak lagi menjadi masalah.

Sistem Monitoring Fire Alarm berbasis Komputer.  

Beberapa kerusakan pada instalasi flow switch ataupun pada modul lain sebenarnya bisa diperbaiki secara bertahap dengan menggunakan rangkaian microcontroller.

Sistem integrator merupakan terobosan yang sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan automation pembuat perangkat kontrol untuk mendapatkan produk dengan integrasi dengan produk kontrol dari perusahaan lain. Dengan sistem ini, maka berbagai modifikasi perangkat yang berlainan akan semakin banyak diminati.

Sistem fire alarm berbasis komputer juga telah banyak dilakukan, mengingat bahwa  tuntutan kemudahan dalam operasi dan kesederhanan menjadi pilihan. Sistem dengan komputer mempunyai keunggulan secara real time baik dalam operasi, data logger, event dan alarm secara lebih baik dibanding dengan sistem konvensional. Demikian juga kebutuhan sistem integrasi fire alarm dengan sistem kontrol dalam gedung ( building automation system ) atau industri telah menjadikan sistem berbasis komputer menjadi pilihan yang menarik.


Semoga bermanfaat !!

Instalasi dan Modifikasi kerusakan Flow Switch Fire Alarm SocialTwist Tell-a-Friend

1 comment:

Sasa Felisa said...

Makasih infonya gan... Sangat bermanfaat smoga sukses selalu
Salam kenal
http://jasapasangpipa.blogspot.com