Friday, October 29, 2021

Beban Motor Induktif dan cos phi

 Jangan dibilang beban pompa dan beban rice cooker itu sama... Itu dua hal beda. Kalau pompa air itu beban induktif atau beban gulungan... Sedangkan rice cooker BUKAN beban induktif tapi beban resistif... Ini harus dipahami dulu. Jangan kebalik balik.. 

Beban induktif itu beban yang terkait gulungan dinamo seperti gulungan dinamo pompa air... Gulungan compressor kulkas.. 

Kalau seterika dan heater itu beban resisitif..

Beban resistif adalah beban yang bersifat sebagai resistor atau tahanan. Contoh lampu atau heater pemanas yang apabila dihidupkan ke jaringan listrik rumah tidak akan berpengaruh pada sifat gelombang AC. Pada saat beban RESISTIF dihidupkan sudut gelombang AC antara arus dan tegangan TIDAK akan berubah. Jadi alhasil beban resistif tidak mempengaruhi faktor daya atau cos phi. 

Berbeda dengan beban inductif seperti pompa air, gulungan compressor kulkas atau ac maka saat dihidupkan beban ini maka sudut gelombang arus dan tegangan akan bergeser dan cenderung memperburuk faktor daya. Pada keadaan ini dibutuhkan capacitor yang akan mengembalikan sudut rasa arus dan tegangan ke posisi yang diinginkan sehingga faktor daya bisa kembali mendekati 1.0.

Setelah semua hitungan capasitor sesuai peruntukan dan besarnya...buat panel kontrol dengan prinsip seperti di video saya..

Check lagi di video ini..

https://youtu.be/jgjWvy6HKQ0

Info lebih jauh pembuatan capacitor bank contact 088296572573

Semoga bermanfaat..

Beban Motor Induktif dan cos phiSocialTwist Tell-a-Friend

Friday, April 30, 2021

Perbaikan Fire Alarm Panel SIGA

Modul edward telah lama digantikan oleh modul SIGA dengan berbagai pertimbangan baik dari sisi instalasi dan pemrograman. Baik modul edward dan SIGA telah menggunakan komunikasi serial RS485 dengan keunggulan kecepatan pengiriman data dari modul SIGA CT1, CT1, IM ataupun CC ke processor Quick Start EST. 

Sekalipun kecil modul SIGA CT1 yang merupakan modul input sudah mewakili fungi deteksi gangguan perubahan tegangan zona alarm dengan baik. Apalagi ditambah  dengan pemakaian interface module ZM1 sebagai filter tegangan 24 Volt DC status perubahan tegangan input zona alarm dapat dibaca dan dikirimkan ke SIGA CT1 CT2  makin menjadikan panel alarm buatan General Electric ini makin dicari pengguna gedung dan pabrik. 

terminal Input Output modul SIGA CT1 terdiri dari terminal data  serial RS485 ( DATA+/-) yang menghubungkan beberapa unit SIGA dan terminal input tegangan hasil pembacaan interface module ZM1. Sebagai  pengolah data analog input SIGA  dilengkapi dengan EPROM yang menyimpan data kondisi dan status alarm zona yang bermasalah. 

Berikut beberapa spesifikasi dari SIGA CT1

1. operating Voltage : 15,20 sd 19,95 Volt DC

2. Initiating device dengan tahanan EOL 47KOhm, UL/ULC listed, circuit capacitance 0,1 uF maksimum. dengan  rangkaian dignal Class A dan class B. 

Cara Kerja Modul SIGA CT1.

Modul bekerja dengan tegangan suplai 24 volt DC akan mendeteksi setiap perubahan tegangan ZONA detector dan mengolah data analog tegangan zona terukur dan membandingkannya dengan tegangan referensi. Perbedaan tegangan inilah yang akan mengaktifkan LED posisi normal atau posisi fault alarm. Dalam modul SIGA ST1 kondisi normal diindikasikan dengan lampu warna kuning berkedip, sedangkan kondisi abnormal dindikasikan dengan lampu LED merah berkedip. Melalui loop interface SLIC ( Signature Loop Intelligent Controller ) yang menghungkan beberapa smoke dan heat detektor serta module SIGA CT1, CT2, CR dan CC1, gejala abnormal di zona alarm akan termonitor untuk kemudian diproses dalam panel kontrol EST QS4 QuickStart dan dikomunikasikan ke seluruh remote announciator untuk ditampilkan secara visual dalam layar LED atau LCD untuk kemudian ditindaklanjuti secara cepat baik eksekusi alarm dan proses emergency lainnya. 


Perbaikan Fire Alarm Panel SIGA SocialTwist Tell-a-Friend