Wednesday, May 29, 2013

Sistem Informasi Data Jarak Jauh

      
Satu lagi hal penting dalam instalasi sistem monitoring dan kontrol jarak jauh yang perlu dipersiapkan untuk mendapatkan monitoring dan kontrol system baik berupa data level, tekanan, temperatur baik dalam suatu kerja unit system ataupun sebuah proses pengukuran adalah dengan diperlukannya perangkat yang mempunyai beberapa spesifikasi berikut :
  • pendataan perangkat sistem output dan output
  • sistem komunikasi data yang digunakan
  • konfigurasi sistem instalasi perangkat yang dibutuhkan
         Data input yang hendak dimonitor dapat berupa perangkat digital ataupun perangkat analog. Data yang akan diolah membutuhkan sensor analog dan digital tergantung aplikasinya.  Data ini kemudian akan diolah oleh modul pengontrol dan ditampilkan dalam monitor baik lokal atau terkoneksi secara jaringan. Instalasi pengontrolan dengan jarak yang jauh dari sistem yang akan diamati akan membutuhkan media komunikasi yang bisa melalui beberapa alternatif  baik secara  Bounded Transmitted Media atau Unbounded Transmitted Media.Apa itu ?

         Komunikasi secara Bounded Transmitted  - menggunakan kabel sebagai media transmisi data maupun komunikasi antar user dalam jaringan komunikasi. Biasanya dipakai untuk komunikasi data dalam jaringan dari satu lokasi pengukuran data ke unit lokasi pengukuran data lainnya. Sedangkan  komunikasi secara Unbounded Transmitted dapat menggunakan media satelit atau dengan gelombang mikro.

  •  Satelit - Penggunaan satelit sebagai media transmisi merupakan pilihan yang tepat untuk sistem monitoring dengan kapasitas besar, karena akses pengiriman data yang cepat sebesar 512 kbps,yang dimanfaatkan untuk akses internet dan kanal voice. Link satelit ini menghubungkan antara area lapangan yang dimonitor dengan Indosat atau Telecom yang bertindak sebagai ISP (Internet Service Provider). Ada dua sistem dalam menggunakan satelit sebagai media transmisi yaitu sistem VSAT (Very Small Aparture Terminal) yaitu pengiriman data melalui satelit tetapi tidak langsung ditujukan ke target, melainkan harus melewati stasiun bumi terlebih dahulu, kemudian dari statiun bumi ditransmisikan oleh satelit target. Dan sistem yang kedua adalah sistem point to point. Sistem ini mentransmisikan data melalui satelit langsung ke target tanpa melewati stasiun bumi.

  •  Radio Link/Microwave (Gelombang Mikro) - Untuk transmisi data dari area lapangan dengan area sekitar atau sebaliknya  dapat menggunakan gelombang mikro.  Alat ini digunakan dengan memanfaatkan  pemancar dan penerima gelombang mikro yang digunakan untuk hubungan telepon.

     
 Konfigurasi sistem:

      Instalasi sistem komunikasi jarah jauh terdiri atas beberapa jenis media komunikasi yang mendukung baik komunikasi data analog ( suara, tegangan, tekanan, temperatur, maupun gambar ) dan membutuhkan ketepatan, kecepatan serta keamanan dalam penyampaian data. Agar komunikasi  jaringan yang terkoneksi dan terintegrasi bekerja dengan baik, maka dibutuhkan komponen-komponen jaringan.

1. Hardware 


  •  Sensor - merupakan perangkat yang menerima data pengukuran dari lapangan baik data digital maupun analog untuk diteruskan melalui media komunikasi dan diteruskan ke alamat pengontrolan jarak jauh. Perangkat ini biasanya memiliki perangkat komunikasi yang memanfaatkan gelombang radio atau satelit atau fiber optic disesuaikan dengan kondisi sistem komunikasi yang tersedia dan sifat pengukurannya.
 
  •  SwitchPengertian Switch merupakan perangkat penghubung internal jaringan dimana setiap PC dalam workstation saling berhubungan dengan mengkoneksikan nodenya ke switch.
  •  Network Interface Card (NIC)  -  NIC atau kartu penghubung jaringan adalah hardware yang secara fisik dihubungkan ke jaringan, dipasang sebagai penghubung antara workstation, PC dengan file server. Alat ini berfungsi sebagai mesin protokol yang mengatur aktifitas komunikasi. Pada setiap NIC terdapat port sebagai tempat menghubungkan kabel ke jaringan.
  • Hub(Access/One)   - hub digunakan untuk menghubungkan beberapa node ke backbone sedemikian rupa sehingga semua node tersebut dapat menggunakan backbone secara bersamaan untuk melakukan hubungan atau komunikasi dengan sistem komputer lain.
  • Peralatan Internetworking - Adapun peralatan internetworking yang digunakan untuk jaringan bisa meliputi router dan gateway.  Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket data dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN), sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yamg ada pada network yang lain. 
  •  Gateway
            Gateway berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang satu dengan jaringan yang lain yang tidak sejenis. Pada dasarnya gateway mengubah protokol yang digunakan oleh satu jenis jaringan ke protokol yang digunakan oleh jenis jaringan yang lain.

2. Software 
           Untuk menjalankan jaringan tidak cukup hanya dengan menggunakan hardware yang berperan, tetapi software juga memegang peranan penting. Fungsi software ini adalah untuk mengatur kerja hardware dalam melaksanakan prosedur-prosedur, menjalankan perintah-perintah dan mengontrol kerja hardware, sehingga dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Biasanya  menggunakan sistem operasi yaitu berupa Windows baik untuk server atau  yang digunakan oleh workstation.
           
Semoga bermanfaat !!!
Sistem Informasi Data Jarak JauhSocialTwist Tell-a-Friend

Friday, May 24, 2013

Monitoring dan Kontrol Sistem Jarak Jauh

 monitoring genset

        Telemetri atau komunikasi data tanpa kabel (wireless) merupakan cara yang efektif untuk komunikasi jarak jauh tanpa harus terganggu dengan jalur kabel yang panjang. Modul telemetri pun beragam, ada yang menggunakan komunikasi serial, ethernet atau firewall ( jaringan internet ). Sebagai contoh data yang dikirimkan oleh sensor temperatur dari jarak ratusan kilometer dapat dikirimkan ke lokasi lain ( unit pengolah data central ) dengan menggunakan media komunikasi tadi. Aktifitas dan kendali pompa air ataupun disel ataupun genset seringkali menggunakan sistem telemetry. terbukti beberapa produk menambahkan sistem software dan hardware guna aktifitas kendali dan monitoring jarak jauh.
        Untuk membuat sistem wireless tersebut tentu memerlukan beberapa unit bagian yang masing2 bisa dibahas berikut :
1. Sumber dan Pengiriman data ( Transmitter )
2. Saluran Transmisi
3. Penerima Data ( Receiver )
              Transmitter merupakan salah satu komponen utama yang menjadi pesawat yang digunakan untuk menyiarkan atau memancarkan data informasi untuk keperluan tertentu. Saluran transmisi merupakan saluran yang dipergunakan untuk menyalurkan informasi yang telah dipancarkan oleh transmitter. Pada sistem telemetri biasanya menggunakan sistem wireless atau wireline, namun pada akhirnya sekarang banyak menggunakan wireless sebagai media komunikasi. Receiver adalah pesawat penerima yang dipergunakan untuk menerima data informasi yang telah dipancarkan oleh transmitter yang kemudian diolah sehingga didapatkan data hasil yang diperlukan. Ketiga komponen ini dan bagaimana teknik pengiriman sampai penerimaan data akan menentukan kualitas sistem yang akan dibangun.

       Metoda sistem tramsimi data dari tranceiver ke receiver bisa melalui 3 metoda berikut yaitu :
  • Transfer data dengan satelit
  • Transfer data dengan GSM / GPRS 
  • Transfer data dengan Radio Frekuensi ( RF )
Beberapa aplikasi sistem telemetri banyak diterapkan dalam beberapa bidang seperti property emergency warning, building  automation,  energy, otomatisasi pompa PDAM jarak jauh, ruang kendali pasien rumah sakit, flow switch hydrant system, kontrol monitoring batery jarak jauh , dan masih banyak lagi.  



Sistem transmisi data dengan GSM/GPRS mempunyai beberapa keunggulan dalam hal :
  • Infrastrukturnya murah karena tidak memerlukan pembangunan infrastruktur yang baru, hanya memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Namun bukan berarti tidak ada masalah, karena sistem ini tergantung juga keandalan provider / penyedia jasa telekomunikasi yang kita sewa / bayar. 
  • Cakupannya lebih luas dibandingkan dengan sisten RF ( Radio Frequensi )
  • Format data digital yang ditransmisikan lebih akurat
  • Frekwensi yang digunakan sangat tinggi, hampir sama dengan frekwensi satelit yaitu sebesar 850 MHz sampai dengan 2100 Mhz. 
  Namun beberapa kelemahan pada sistem transmisi GSM/GPRS adalah :
  • cakupan areanya terbatas pada sistem yang memiliki BTS ( Base Tranceiver Station )
  • Kekuatan sinyal terbatas dan sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis.
  • Kapasitas transfer data terbatas, karena karakter yang ditransmisikan juga terbatas.
 Beberapa produk dengan sistem transmisi data GSM/GPRS

 1. Sistem Kontrol AMF Generator
     
                                                     Spesifikasi :
  •  Automatic SMS saat kejadian alarm pada saat overload genset, dan kejadian overtemperatur bisa dikirimkan  lewat SMS.
  • Sistem monitoring dan kontrol online melalui halaman website (embeded we server ).
  • Pemilihan penggunaan modem / wireless GSM/GPRS internet menggunakan teknologi GPRS


2. Sistem Data Logger 

GSM GPRS Data Logger , RTU telemetry Data Logger  dengan harga yang sangat murah. Dapat dipergunakan untuk mengetahui data kejadian motor pompa trip, genset temperatur over limit, storage tank overflow, dan dapat juga melakukan operasi Start dan Stop mesin secara jarak jauh. Dengan beberapa modul lain seperti PLC, peralatan ukur teganhan, temperatur, flowmeter dapat dikomunikasikan dengan media telephone atau website secara serempak dalam ruang kontrol atau ruang monitoring.

Aplikasi sistem komunikasi data dengan GPRS memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi circuit switch data / CSD. Sistem GPRS mampu menjangkau kecepatan 56 Kbps sampai 115 Kbps sehingga memungkinkan akses internet.  Sistem GPRS bekerja dengan prinsip tunelling, yaitu membungkus paket data agar bisa dilewatkan lewat gelombang radio. 
Beberapa aplikasi dengan penggunaan sistem GPRS ini telah diterapkan di beberapa instansi pemerintah atau swasta yaitu PT. Telkom Ventus dan PT Indosat. Sistem GPRS ini memperbaharui sistem layanan lama soal surat meyurat elektronis dari semula hanya ke PC ke media handphone.

            Jika teknologi ini diterapkan dalam sistem monitoring lingkungan dan automation, maka  penerapannya dapat dilakukan pada sistem monitoring dan kontrol pompa, genset, temperatur tangki, flowmeter, kebocoran gas pipa minyak, sistem energi, dan power metering dengan kendali jarak jauh. Semua informasi dan data terukur yang diukur untuk pengamatan dan analisa dapat diperoleh secara real time dari jarak ratusan bahkan ribuan kilometer. Semoga bermanfaat .. !
Monitoring dan Kontrol Sistem Jarak JauhSocialTwist Tell-a-Friend

Tuesday, May 14, 2013

Monitoring Gas, Energi , Air, dan Listrik

Persoalan penting dalam management system gedung menjadi makin trend setelah kasus energi yang sering mengemuka seperti sekarang ini. Harga bahar bakar yang pasti akan terkait ke sektor properti, retail dan sektor industri.
Pengaturan dengan sistem monitoring konvensional ( pendataan manual dengan tenaga manusia dan komputer lokal ) sepertinya akan semakin tidak efektif dan effisien dalam menangani rumitnya dampak berbagai permasalahan energi, air, listrik atau bahkan gas. Bagaimana solusinya ?

Bisa jadi sekarang banyak perusahaan dan pemilik gedung yang mencari solusi atas kasus ini. Sebut saja beberapa kasus berikut :
1. Permasalahan Biaya Listrik Gedung
    Solusi untuk persoalan ini tergantung dari unit mana yang mejadi penyebab persoalan pembengkakan listrik. Beberapa tempat penyebab pembengkakan ;
  •    Unit Pompa baik untuk mesin Chiller, AC, AHU atau apapun namanya selalu menjadi persoalan besar saat kontrolling nya lemah. Dalam hal ini sistem kontrol atau bahkan monitoringnya hanya mengandalkan tenaga operasional lapangan. Permasalahan unit pompa merupakan persoalan mekanik dan elektrik.  
          Solusinya : ini bisa jadi contoh tapi bisa dipakai untuk hemat energi.
         
            Pertama, gunakan perangkat inverter ( Variabel Speed Drive ) atau Variabel Frequency Drive.      Persoalan arus lonjakan pertama saat start seringkali membebani sistem listrik dan berdampak cost        biaya tinggi. Namun inverter mampu menstabilkan tegangan pada saat start awal. bahkan mampu             mengendalikan lonjakan listrik yang besar saat beban mekanis yang berubah seperti tekanan,  gesekan atau beban lain. Kedua, buat kontrol pengendali yang terintegrasi. Yang menggabungkan sekaligus persoalan temperatur, tekanan pipa, menjadi satu montoring untuk tujuan analisa kerusakan dan kinerja sistem pompa. Ketiga , apabila persoalannnya adalah mesin pompa yang dipakai sudah tua/ sudah lama beroperasi atau bekas pakai, maka yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan power meter yang pernah  saya bahas sebelumnya dalam blog ini. Atau  silahkan lihat disini. Tapi cobalah lihat sistem power metering berikut ;
          
              Sistem power metering merupakan sistem yang seharusnya dilakukan sejak dalam perencanaan       sistem distribusi pembebanan. Karena saat terjadi ketidak seimbangan sistem, maka sumber  masalah ketidakstabilan listrik akan diketahui dan secepatnya dilakukan perencanaan ulang.  Namun sistem power metering sangat efektif untuk mesin-mesin kondiai tua atau lama beroperasi. Kendala gulungan atau beban mekanis dalam motor yang tidak layak menjadi sasaran  utama untuk diketahui dengan penggunaan power metering. Sehingga langkah penggantian kerusakan unit  pompa baik elektrik atau mekanik bisa dilakukan dengan cepat. Langkah ini bisa dilakukan dengan  membuat power metering secara lokal sebagai unit monitoring portable. Bisa ya...


2. Persoalan Pembebanan ( Load Shedding )
               Persoalan ini juga menjadi persoalan yang cukup serius di beberapa gedung dengan minim perawatan. Bayangkan jika tiba-tiba genset andapun tidak mampu menangani kelebihan beban. Wah... saya agak terkejut waktu peristiwa ini terjadi. Dalam waktu 30 menit ada sekitar 4 kali listrik mati ( genset dak mampu suplai ). Kenapa... ya ? Saya memahami investasi untuk perbaikan kelistrikan sangat merepotkan banyak pihak. Uang dan kendali pemahaman teknis seringkali muncul bergantian. Kadang uang dan kadang pemahaman teknis yang tidak tepat sasaran. Bagaimana Solusinya ... ?
              Bisa jadi ini beberapa langkah solusinya ... Bisa dipakai atau bisa dipikirkan dulu. Mari kita bahas disini. Persoalan tidak bisa suplai ke beban sebenarnya ada beberapa faktor. Pembagian beban yang tidak merata, kondisi mesin-mesin bersangkutan atau bahkan sistem kontrol yang tidak baik.Mari kita lihat monitoring berikut ..

              Gambar adalah sistem monitoring power yang diterapkan untuk sistem data center. Dan ini berlaku juga untuk sistem pembebanan yang lain. Efek pembebanan dan kontrol pemilihan beban menjadi tujuan yang utama. Apalagi jika sistem sudah sering mengalami overload atau tak mampu lagi bekerja seharusnya. Baik UPS atau unit motor dalam sistem instalasi sebenarnya merupakan unit-unit beban yang bisa dikontrol untuk antisipasi kegagalan operasi nantinya. Pengendali beban sering dialami jika pembebanan tanpa scheduling atau prioritas pembebanan. Beberapa tahun lalu hal ini dialami oleh kantor lama tempat saya bekerja dulu. Apakah semudah ini cara pembebanan yang aman ? Apa yang harus dilakukan ?
               Instalasi power metering baik portable maupun dengan sistem jaringan komputer, akan mendeteksi kegagalan sistem, kelebihan pembebanan, dan kemudahan perencanaan ke depan. Sistem kelistrikan bisa dimonitoring dan bisa dijadikan patokan ukur bagaimana baik atau buruknya sistem dan unit kelistrikan yang ada. Meski pada dasarnya kontrol seperti ini sangat bermanfaat untuk mengetahui semua data kelistrikan baik pemakaian harian, atau bulanan unit2 yang penting. Semoga bermanfaat. !!!
Monitoring Gas, Energi , Air, dan Listrik SocialTwist Tell-a-Friend

Sunday, May 5, 2013

Instalasi Rumah Cerdas dan Hemat Energi

 AirSight Wireless IP Camera
 Instalasi Rumah Cerdas dan hemat energi bisa merupakan alternatif yang tepat untuk anda yang supersibuk dan menginginkan kenyamanan.

Coba anda bayangkan jika rumah anda mempunyai beberapa instalasi dengan  fasilitas kontrol yang cerdas berikut :
  •  Waktu anda bangun tidur, lampu kamar anda akan menyala secara otomatis, dan secangkir kopi telah tersedia dan radio favorite anda secara otomatis menyala. 
  •  Waktu anda pulang dari kantor, semua lampu yang anda set akan menyala secara otomatis saat anda memasuki halaman parkir mobil anda.
  •  Air Hangat tersedia di bak kamar mandi secara otomatis saat anda pulang bekerja
  • Temperatur ruang santai anda sudah menyala sesuai dengan suhu yang anda inginkan.
  • Semua kegiatan anda dan keluarga anda bisa dimonitor dan tercatat dalam menu layar baik monitor kontrol ataupun pada layar komputer anda.
Di era teknologi sekarang semua itu bisa anda ciptakan.

Bagaimana instalasi panel rumah cerdas dan hemat energi ?

         Untuk menciptakan rumah cerdas, berikut yang harus anda persiapkan :
1. Panel  komputer basis windows Xp  untuk memonitor seluruh kegiatan dan setting seluruh ruang dan bangunan yang anda mau.,
2. Sebuah software windows XP professional  untuk instal software aplikasi HMI pada layar komputer.
3. Software utility untuk desain gambar dan tampilan yang anda inginkan serta berbagai kontrol otomatis yang hendak anda rancang.
4. Instalasi Modul digital  untuk perangkat sensor input dan output sebagai terminal actuator pada unit / ruang yang hendak anda kontrol.
5. Instalasi Modul Relay sebagai modul koneksi ke unit output yang hendak dikontrol.
6. Biaya pemasangan dan sedikit biaya program . Biasanya tergantung besar kecilnya permintaan dan desain yang diinginkan.

Wahh... ternyata panel instalasinya sangat sederhana membuat rumah cerdas dan hemat energi. Jika anda tahu bagaimana membayangkannya, anda akan cepat membuatnya dan merasakan dampaknya bagi kenyamanan, effisiensi tagihan listrik, keamanan serta privacy dan kemegahan yang anda terima yang sebanding dengan nilai investasi keseluruhan dari seluruh gedung atau rumah anda.

Semoga bermanfaat.!!!

Instalasi Rumah Cerdas dan Hemat EnergiSocialTwist Tell-a-Friend