Monday, July 20, 2015

Water Level Controller OMRON

Penggunaan water level controller electronic OMRON sering menjadi kebutuhan mendesak mengingat sulitnya mendapatkan barang yang satu ini. Apalagi yang diminta adalah dengan kapasitas power tegangan DC 24 Volt.
Untuk area dengan suplai tegangan dari penggunaan diesel ( bukan dari PLN ) maka modul WLC dengan tegangan 24 Vdc menjadi suatu keharusan.

Tidak mudah mendapatkan produk ini. Selain karena bersifat indent, pengadaan dengan tegangan 24 Vdc sangat jarang jika dibanding dengan tegangan 220 Volt AC. Namun mau tidak mau, dengan melihat area sulit saat instalasi ( seperti di daerah hutan, gunung, atau terpencil lainnya ) maka penggunaan WLC modul dengan tegangan 24 Volt DC tetap menjadi pilihan.

Tipe WLC  Conductive Level Controller  dengan tegangan DC 24 dan AC 24 Volt adalah :
1. Tipe 61F-GPN-BC ( tegangan DC 24 Volt )
2. Tipe 61F-D21T-V1 ( tegangan DC 24 atau AC 24 Volt )

Penggunaan level controll dalam pengendalian level cairan ( air, atau bahan kimia lain ) banyak dipasang sebagai pengendalian level low atau high dengan menggunakan sensor stick ( bisa besi atau baja atau sejenisnya ). Modul WLC omron ini selain dibilang sedikit lebih murah jika dibanding sensor level lainnya, modul level ini sangat mudah dalam instalasinya. Terdapat 2  terminal power 24 Volt dan satu pasang terminal NO ( Normally Open ) dan satu pasang terminal NC ( normally closed ). Dengan sedikit tambahan relay sebagai contact ke output atau penggerak kontaktor, maka motor listrik sudah bisa aktif.

Wiring kabel posisi paling bawah dipakai sebagai  titik neutral. Sedangkan posisi tengah stick dipakai sebagai level low dimana pompa akan aktif, sedangkan posisi paling atas dipakai sebagai level high dimana motor akan berhenti. Aplikasi jenis level controller ini bisa dipakai sebagai fungsi transfer dimana saat posisi level high motor akan bekerja untuk memompa, sedangkan pada posisi Low pompa akan berhenti. Atau sebaliknya, saat level low pompa akan mentrasfer dan saat high pompa akan berhenti.

Untuk kebutuhan WLC tipe diatas saya masih menyimpan beberapa stock yang masih 100% baik. Jika ada yang membutuhkan silahkan menghubungi ke admin.




Semoga bermanfaat !!
Water Level Controller OMRONSocialTwist Tell-a-Friend

Sunday, July 12, 2015

90% Hydrant di kota Semarang Tidak Aktif



SEMARANG – Dari 300 pompa hydrant yang tersebar di kota Semarang, hanya ada kurang dari 10% pompa yang dapat berfungsi dengan maksimal. Padahal pompa-pompa tersebut berfungsi untuk menunjang kegiatan pemadam kebakaran dalam memadamkan api saat kebakaran terjadi.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sumarsono mengatakan, selain karena adanya beberapa pompa yang rusak, kurangnya pasokan air selama musim kemarau  juga menjadi faktor utama tidak berfungsinya pompa-pompa yang dikelola PDAM tersebut. “Memasuki musim kemarau ini, PDAM juga sibuk memenuhi permintaan pasokan air ke masyarakat, ” tuturnya Kamis (18/9) siang.
Kendati demikian, pihaknya mengaku akan terus melakukan peningkatan kesiapan anggotanya dalam menangani kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Dalam kesempatan tersebut, Sumarsono juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktifitas, mengingat jumlah kasus kebakaran yang terus meningkat di musim kemarau ini. “Saat ini human error menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya kebakaran di kota Semarang, ” tandasnya. (Yas )

sumber : metrosemarang.com 
90% Hydrant di kota Semarang Tidak Aktif SocialTwist Tell-a-Friend

Saturday, June 20, 2015

pembuatan mesin conveyor heating box

Salah satu mesin pengering industri banyak dipakai berbagai keperluan seperti pengering biji-bijian, makanan, dan aplikasi lain seperti proses rolling rambut palsu. Mesin heating box dengan conveyor berbeda dengan heater box dalam beberapa hal terutama dari efek pemanasan dan waktu yang dibutuhkan saat pemanasan terjadi.



Konstruksi mesin heater box terdiri dari kontruksi mekanis dan elektris ( terutama panel kontrol ) yang bisa dirinci berikut :
1.Inverter  : merupakan kontrol speed motor yang menggerakkan belt conveyor
2.Motor 3 phasa : merupakan perangkat elektromotor yang terkait secara mekanis dengan roll yang terkait dengan gear box atau tanpa gear box.
3. Heater Coil : merupakan media pemanas dengan menggunakan listrik baik 3 phase maupun 1 phase dengan level panas yang dikendalikan melalui sebuah sensor temperatur secara otomatis.
4. FAN : merupakan stabilizer panas yang dikontrol dan digerakkan secara otomatis mengikuti level panas.
5. Roller. : merupakan bagian mekanis yang menyangga belt conveyor dan biasanya terkoneksi secara mekanis dengan rantai. Namun pada konstruksi heating box conveyor penggunaan ro9ller jelas berkurang dan digantikan dengan plat yang menyalurkan panas dalam box conveyor.
6. dan lainnya

Pembuatan box heater conveyor harus memperhatikan beberapa prinsip pengendalian panas dalam ruang box conveyor. Heater dipasang pada beberapa titik dalam box conveyor sesuai dengan kondisi level panas yang diinginkan. Heater bekerja secara otomatis ON dan OFF mengikuti setting temperatur sensor , besarnya tergantung panas yang dirancang sesuai kebutuhan. Heater bekerja secara teroordinasi dengan Fan pendingin yang ON/OFF dari kondisi level temperatur. Sedangkan kecepatan conveyor akan diatur melalui inverter. Disaat temperator LOW maka inverter bisa disetting dengan kecepatan LOW dan sebaliknya Inverter akan di set High Speed jika temperatur pada level HIGH. Atau sebaliknya sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa perangkat kontrol juga disiapkan antara lain :
1. Magnetic Contactor sebagai pengendali hidup matinya motor dan sebagai pengendali power saat mesin akan dihidupkan.
2. Temperatur controller : yang dipergunakan untuk setting temperatur low atau high
3. Buzer dan Rotary Lamp : sebagai signal alarm saat terjadi kondisi tertentu yang diinginkan.
4. material lain sesuai kebutuhan.

Semoga bermanfaat.
Jika ada hal yang ingin ditanyakan silahkan menghubungi ke HP 087805401860 atau kirimkan email ke  admin@alfaperkasaengineering.com  
pembuatan mesin conveyor heating boxSocialTwist Tell-a-Friend

Sunday, June 7, 2015

Perbaikan Fire Alarm Simplex

http://alfaperkasaengineering.com/firealarm.htm
Sebelum melakukan perbaikan sistem MCFA dan melakukan pencarian kerusakan sistem alarm maka yang perlu diketahui terlebih dahulu macam kerusakan yang terjadi. Kerusakan pada sistem MCFA ditandai dengan beberapa tanda serius yaitu sistem MCFA tidak bisa di "RESET" untuk membuatnya normal kembali.

Apabila hal ini terjadi maka dipastikan sistem ( baik card, atau sensor ) sedang mengalami masalah. Dan langkah penanganannya adalah dengan melihat " error message " yang muncul pada layar monitor. ( bisa dilakukan pada MCFA Addressable ).  Dari error message tersebut bisa kita lakukan trace / pelacakan dimana sebenarnya letak penyebab false alarm. Error message yang muncul merupakan indikator dimana letak permasalahannya. Coba lakukan pelacakan secepatnya. Berikut error message yang sering muncul :

"Bad Answer" - merupakan kejadian karena sistem tidak bisa melacak keberadaan perangkat card pendukung atau bisa dikarenakan card tidak terinstall dengan baik. Bisa juga disebabkan oleh komunikasi data ( kabel ) yang bermasalah.Yang perlu dilakukan , cek terminasi kabel data dan socket socket card yang kemnungkinan terlepas atau kendor. Bad answer juga bisa diakibatkan oleh konfigurasi sistem yang telah diubah ke posisi "dissable" sehingga card tidak bisa terdeteksi oleh sistem MCFA.

"No Answer" - merupakan kejadian bahwa cards mengalami masalah sehingga tidak memberikan respon balik saat sistem MCFA melakukan komunikasi ke semua loop. Kerusakan cards tersebut karena cards tidak berfungsi untuk mereima sinyal input, atau mengirimkan sinyal output ke MCFA. Hal yang perlu dilakukan adalah dengan cara ( untuk sementara ) mengganti dulu dengan cards lain yang terlebih dahulu "address" diubah sesuai dengan "address" yang mengalami kerusakan.

Perbaikan sistem fire alarm merupakan bagian yang penting disaat sistem tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya. Beberapa kerusakan bisa saja terjadi dari sistem alarm yang tidak berfungsi semestinya. Antara lain :
  • sensor 
  • Sistem Power Suplai 
  • Motherboard 
  • CPU
  • Phone card 
  • RS232 communication cards
  • Expansion Card 
  • dan lainnya yang terkait sebagai modul input maupun output.
Namun pada beberapa kejadian bukan lagi per part sistem yang mengalami kerja tak normal. Namun dalam skala sistem fire alarm yang satu sama lain saling terkait.

Beberapa kerusakan perangkat kontrol fire alarm  dan memerlukan perbaikan antara lain :
1. Analog Module 4-20 mA.

Beberapa kerusakan perangkat modul addressable ini biasanya diakibatkan oleh tidak berfungsinya signal penerima data dari sensor input sebagai dampak dari sistem grouding yang kurang baik.
Untuk memastikan rusak tidaknya modul card analog hal yang bisa dilakukan adalah dengan cara melakukan test dummy ( jika tidak memiliki alat kalibrator )

Kerusakan sistem grounding sangat berpengaruh pada sistem pengakabelan / jalur kabel dari panel kontrol ke unit sensor. Oleh karena itu cek kembali kondisi kabel dengan pengecekan dengan megger untuk mengetahui kondisi kabel. Dikawatirkan kabel sdh tidak bisa lagi bersifat penghantar namun sudah berubah menjadi beban capacitif saat terkena petir.

2. Kerusakan sensor.
    Ada beberapa macam sensor untuk modul MCFA diantaranya sensor smoke detector, sensor heat, sensor gas, atau sensor temperatur. Untuk memastikan kerusakan pada sensor maka bisa dilakukan test dengan cara dummy. Yaitu dengan cara jumper tahanan sebesar 10K Ohm pada terminal V 24 dengan ground ( nol).

3. Sistem isolasi dan pengkabelan.
    Sistem pengkabelan yang buruk juga bisa mengakibatkan short circuit ke perangkat elektronik dan berdampak buruk pada card. 
Perbaikan Fire Alarm Simplex SocialTwist Tell-a-Friend

Monday, May 11, 2015

Kelebihan Pemadaman Kebakaran AF11


Fire Hydrant sebagaimana salah satu dari beberapa solusi pemadaman kebakaran dengan menggunakan media air untuk mematikan api yang terjadi merupakan solusi terbaik beberapa waktu lalu. Fire Hydrant menjadi andalan utama ketika terjadi kebakaran pada gedung-gedung, pabrik atau fasilitas umum lainnya. Mengingat air merupakan media yang murah dan mudah didapat pada waktu dulu.

Namun seiring dengan pertumbuhan jumlah gedung diperkotaan atau jumlah kepadatan lalu lintas jalan raya, maka sistem pemadaman dengan menggunakan media air mulai perlu ditinggalkan. Berikut beberapa alasannya :
  • Air mulai sulit didapatkan dengan cepat mengingat jumlah debit air yang tidak selalu tersedia seperti dulu.
  • Pemadaman kebakaran dengan menggunakan air akan meninggalkan dampak berupa air kotor yang tertinggal pada seluruh isi gedung dan kadang air sungai yang tidak sehat dan sedikit berbau.Maaf kadang sangat berbau.
  • Pemadaman kebakaran dengan air seringkali dikawatirkan akan mengakibatkan dampak konsleting atau hubungan arus pendek listrik yang akan memunculkan kebakaran baru pada tempat lain. 
  • Kepadatan lalu lintas jalan raya yang semakin tinggi akan sangat merugikan jalannya mobil kebakaran menuju lokasi kebakaran sehingga sangat menghambat waktu / proses pemadaman. 
  • Air tidak selalu menghambat kebakaran atau meredakan kobaran api kebakaran, namun kadang menjadi media konsleting arus pendek pada kabel yang sudah terbakar dan berdampak menimbulkan percikan api baru. Air lebih cocok untuk media kertas, kayu atau bahan alami lain seperti debu, kertas yang mudah terbakar. Tapi tidak selalu cocok untuk pemadaman api pada kabel listrik yang terdapat pada " plafon " bangunan gedung tinggi.
  • air akan menghantarkan arus listrik, sehingga menyebabkan hubungan arus pendek yang menyebabkan kebakaran lebih besar.
  • dan masalah lainnya yang sering kurang diperhatikan, 
Oleh karena itu, melihat pertumbuhan bangunan perkotaan dan jumlah bangunan tinggi yang semakin bermunculan di kota-kota besar akan menyulitkan proses pemadaman  yang dilakukan oleh petugas mobil pemadam kebakaran.

Perkembangan teknologi kimia saat ini telah merubah cara pemadaman api dengan cara sedikit berbeda yaitu dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang tidak mencemari lingkungan, bersih, dan tidak berbau. Seperti dengan diketemukannya serbuk pemadam api : Soda Acid, Foam (busa), CO2, Dry Chemical BC, Multipurpose ABC atau Thermatic  untuk memadamkan api. Aplikasi yang bisa didapatkan dengan penemuan bahan kimia pemadam kebakaran tersebut adalah pada area gedung atau bangunan pabrik yang mempunyai plafon / atap asbes dengan cable tray atau jalur kabel diatasnya. Atap plafon merupakan tempat terbaik bagi sumber-sumber kebakaran yang sangat penting untuk diwaspadai.

Dengan melalui penggunaan bahan kimia tertentu,  maka proses pemadaman pada area plafon menjadi lebih tepat dan cepat. Sistem pemadaman kimiawi ini mampu menciptakan kecepatan pemadaman dan effisiensi penanganan kebakaran yang jauh lebih baik.

Pemadam api berjenis  Liquid Gas AF11 ini telah memiliki  Sertifikat, diantaranya :
  • UJi Laboratorium Dinas Pemadam DKI Jakarta
  • Uji Laboratorium Lemigas
  • Uji Laboratorium BPPT
  • Sertifikat Standard Mutu ISO 9001 : 2008
  • Sertifikat Merk Hak Paten dari HAKI
Keuntungan Alat Pemadam Liquid Gas / Gas Cair AF11
  • Alat pemadam api mutliguna, cocok untuk memadamkan semua jenis api baik itu Kelas A, B dan C
  • Diperuntukan khusus untuk memadamkan api dengan cepat dari bahaya kebakaran yang di sebabkan oleh peralatan listrik, cairan yang mudah terbakar, maupun benda padat yang mudah terbakar
  • Aman untuk melindungi peralatan elektronik yang sensitif dan peralatan kantor modern
  • Tidak meninggalkan Residu setelah penggunaan bila dibandingkan dengan Jenis Alat Pemadam Api Powder yang meninggalkan serbuk kimia kering
  • Memiliki GWP (Global Warming Potential) ODP (ozonedepletion potentia) yang rendah dan di fungsikan sebagai pengganti Halon
  • Garansi Tabung 3 tahun dan isi 3 tahun
Ada banyak penjelasan mengenai produk kimia yang sangat diminati saat ini. Dan sangat terbatas untuk bisa dijelaskan pada media blog ini. Sangat diajurkan untuk menghubungi teknisi atau suplier yang sudah memahami dan memasang produk ini.

Anda bisa menghubungi beberapa teknisi atau ke no HP 081280184752 untuk menghubungi dan mendapatkan penjelasan mengenai produk dan sistem instalasinya. Atau ke email : admin@alfaperkasaengineering.com.
Semoga bermanfaat. !!!
Kelebihan Pemadaman Kebakaran AF11 SocialTwist Tell-a-Friend

Monday, May 4, 2015

kerusakan card fire alarm dan solusinya

Beberapa waktu yang lalu saya bersama dengan beberapa teman seprofesi mendapatkan permasalahan dalam sistem fire alarm di sebuah bangunan dengan sistem fire alarm yang sudah tidak berfungsi lagi. Fire alarm yang dipakai menggunakan jenis addressable dengan salah satu input berasal dari gas detector.
Kalau beberapa waktu lalu saya pernah memberikan cara memperbaiki kerusakan fire alarm pada
interface card, maka permasalahan kali ini lebih saya buka pada persoalan tegangan power DC 24 Volt. Ada apa dengan tegangan 24 Volt DC ? dan bagaimana produsen fire alarm mendesign sistem power suplai.



Ada beberapa masalah yang biasanya sering terjadi trouble pada instalasi power suplai DC 24 Volt system fire alarm, dan saya akan mencoba untuk memberikan solusi bagaimana mengatasi permasalahan tegangan DC ini. Sebelumnya simak kerusakan pada sistem fire alarm berikut ;
  1. kesalahan sistem pengaman tegangan dan grounding pada panel fire alarm. 
  2. kesalahan pada sistem proteksi tegangan transient  pada jalur mapping. 
  3. kesalahan pada sistem maintenance sehingga mengabaikan fungsi panel fire alarm.
  4. ketidaktahuan penggunaan gas detector dan sistem pengaman tegangan.
Sistem fire alarm biasanya dilengkapi dengan beberapa interface card DC module yang berfungsi untuk mengukur dan menampilkan tegangan dan arus dari power suplai, dan sebuah baterai charger yang bekerja secara otomatis mensuplai power DC sehingga fire alarm dapat tetap bekerja saat power PLN atau Genset tidak aktif atau breakdown. Tidak berfungsinya interface module DC ini akan berdampak tidak berfungsinya semua perangkat sistem fire alarm. Interface card dengan sistem proteksi instalasinya menjadi hal yang sangat penting. Kesalahan dalam pembuatan sistem kontrol proteksi pada sistem power suplai DC juga  bisa berdampak pada kerusakan fatal beberapa modul  sensor dan CPU motherboard. Dan dari pengalaman di lapangan, kerusakan panel MCFA sulit untuk dilakukan perbaikan dengan cara repair card nya. Kalaupun bisa dilakukan tidak akan bertahan lama. Kerusakan tidak hanya kemudian di repair kemudian jadi normal kembali, tetapi lebih baik kalau diberikan sistem proteksi / pengaman sistem fire alarm. Jadi kita sekarang sudah mendapat gambaran kenapa card module dalam panel MCFA seringkali rusak.

http://alfaperkasaengineering.com/gas_monitoring.htm

Kembali ke soal pengaman tegangan dan grounding. Salah satu kelemahan instalasi fire alarm yang sering dilupakan adalah sistem pengaman dari dampak short circuit dan tegangan transient atau tegangan lebih. Bagaimana ini bisa terjadi ? OK. Saya akan sedikit berbagi untuk masalah ini. Disadari atau tidak proteksi fire alarm jarang sekali jadi perhatian. Kenapa ? Memang. kadang tindakan buru-buru mejadi kendala atau sedikitnya pemahaman teknis instalasi dan sistem pengaman. Bukankah kita selama ini dibekali dengan pengalaman kalau semua sistem instalasi perlu sistem pengaman. Jadi kenapa tidak melakukannya pada sistem "electronic" fire alarm yang sangat peka dan cepat rusak saat proteksi ini tidak dipasang.


kerusakan card fire alarm dan solusinyaSocialTwist Tell-a-Friend

Tuesday, April 14, 2015

Indosat Gandeng Fluidic Energy; Sediakan Teknologi Ramah Lingkungan

Lakukan tambahan daya untuk site telekomunikasi Surabaya,

Kabarindo- PT Indosat Tbk bekerja sama dengan Fluidic Energy untuk penyediaan jaringan telekomunikasi yang andal melalui solusi tambahan daya / power yang dikelola secara lengkap. Fluidic Energy adalah penyedia layanan energi terkemuka untuk industri telekomunikasi yang menyediakan teknologi yang bersih atau ramah lingkungan.

Dengan mengombinasikan ratusan sistem tambahan daya dari Fluidic yang telah dipasang di jaringan Indosat selama 18 bulan terakhir, Indosat kini memperluas pemasangan solusi daya yang ramah lingkungan untuk industri telekomunikasi di Indonesia dan menjadi salah satu pemasangan daya yang ramah lingkungan untuk industri telekomunikasi di dunia. Dengan mengadopsi solusi dari Fluidic, Indosat secara substansial telah mengurangi emisi CO2 dari genset diesel dan polusi air tanah dari baterai timbal yang biasa digunakan sebagai sumber daya untuk site telekomunikasi selama ini.

Solusi daya Fluidic didasarkan pada teknologi baterai Zinc-Air yang telah dipatenkan dan merupakan terobosan besar pada pembuatan solusi daya tambahan yang baru, bersih dan cerdas. "Perluasan pemasangan teknologi ini membuktikan produk tersebut mampu menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan ketersediaan dan kualitas jaringan bagi pelanggan, termasuk yang berada di daerah dengan ketersediaan daya terbatas. Kami berkomitmen untuk menghemat energi dalam jaringan infrastruktur," ujar President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli, dalam rilis yang diterima pada Jumat (18/10).

Selain menerapkan baterai Zinc-Air dalam proyek ini, program penghematan pemakaian energi telah dilakukan antara lain dalam penggunaan BTS hemat energi dengan menempatkan peralatan pemancar radio di tiang menara yang merupakan bagian dari program modernisasi jaringan, serta penggunaan BTS tenaga surya di berbagai remote area yang belum terjangkau listrik PLN.

Dengan inisiatif dan upaya ini, Indosat telah mendapatkan penghargaan antara lain Indonesia Green Award 2013 dari Yayasan La Tofi untuk penerapan baterai cadangan BTS ramah lingkungan dan penghargaan internasional Global Telecoms Business Innovation Awards 2013 dari Global Telecom Business untuk keberhasilan mengatasi hambatan biaya, backhaul dan daya dalam pengadaan BTS dengan tenaga surya sebagai solusi pedesaan untuk masalah pedesaan. "Kami telah bekerja sama dengan operator global lain yang memiliki komitmen dan berbagi visi yang sama untuk infrastruktur dengan menggunakan daya yang ramah lingkungan serta mengurangi biaya energi dan meningkatkan ketersediaan jaringan,” ujar CEO Fluidic Energy, Chuck Ensign.

sumber  :// http://www.kabarindo.com
Indosat Gandeng Fluidic Energy; Sediakan Teknologi Ramah LingkunganSocialTwist Tell-a-Friend