Thursday, August 9, 2018

Kontrol proses CPO dan Volume Tangki

Prinsip produksi CPO dan pengendalian sistem produksi merupakan gabungan sistem instrumentasi pengukuran dan management data bahan baku yang harus dikerjakan secara baik dengan menggunakan perangkat yang memadai dan operator proyek yang baik pula.  Pengendalian sistem produksi CPO bisa dimulai dari pendataan bahan dan perencanaan produksi. Dan hal ini membutuhkan sistem monitoring pengendalian bahan baku dalam bejana penyimpanan tangki. Hal ini pula yang akhirnya menentukan kapasitas produksi yaitu dalam hal kemampuan pengendalian volume dan kapasitas tangki.



Pengendalian dengan cara manual seharusnya dalam hal kapasitas produksi yang besar sangatlah tidak efektif dan tidak effisien. Proses pengendalian volume tangki memerlukan prinsip monitoring dan pembuatan sistem control yang lebih baik. Hal ini menyangkut pengaruh temparature, density dari produksi CPO yang berubah dalam setiap kali pengukuran. Untuk mendapatkan keakuratan data pengukuran, maka diperlukan pembuatan sistem kontrol yang memadai. Sistem kontrol monitoring dapat dibuat dalam skala lokal maupun bersifat online.


Salah satu kelengkapan dalam proses pengendalian proses produksi cpo adalah tersedianya kontrol panel yang memadai dengan tingkat keamanan, keakuratan dan kecepatan akses data produksi yang baik. Hal ini bisa dicapai dengan membuat kontrol panel lokal dengan sekaligus pembuatan sistem pengendalian online dari tangki penyimpan, sistem boiler dan sistem transferring yang memadai yang terpantau secara sistematis dan akses yang aman dan cepat.

Pembuatan sistem kontrol tangki online 
Pembuatan sistem kontrol tangki online melibatkan beberapa komponen pengendali dan sensor pengukuran parameter yang bekerja secara terkoordinasi untuk melaksanakan tugas monitoring dan pengendalian temperature dan level tangki. Temperatur dan Level transmitter akan menghasilkan output analog yang akan diproses dalam sebuah processor controller untuk kemudian data analog akan diproses dan ditampilkan dalam layar monitor dengan prinsip terkoordinasi lewat pemrograman komputer. 

Dalam pembuatan system komunikasi data jarak jauh temperature dan level tangka maka dibutuhkan perangkat infrastruktur jaringan dengan komponen utama adalah PC sebagai server dengan spesifikasi  :

Windows desktop atau sistem operasi server  keluaran  Microsoft,   diantaranya  termasuk  :

               • Microsoft Windows XP Service Pack 3 atau sebelumnya
               • Microsoft Windows Vista Service Pack 1 or later
               • Microsoft Windows 7,  semua versi
               • Microsoft Windows Server 2003 Service Pack 2 atau sebelumnya
               • Microsoft Windows Server 2008,  semua versi
Dengan spesifikasi hardisk
·   Minimum free space 500 MB hard drive
·   Ethernet adapter atau jaringan wireless
·   USB Port ( optional, digunakan dengan hard key licencing )

·   Serial COM ports dan adapter digunakan untuk komunikasi dengan modem

Unit PLC menerima data 4-20 mA dari temperatur dan level transmitter, data yang diterima oleh controller berupa besaran analog  diubah menjadi besaran digital oleh ADC ( Analog to Digital Converter ) agar dapat diproses oleh microcontroller. Oleh microcontroller data digital tersebut diubah kembali kedalam besaran analog 4-20 mA atau 0-10 Vdc. Melalui penggunaan software / utility driver  data tersebut di konfigurasi sehingga menghasilkan data digital yang oleh komunikasi serial RS 232 dikirimkan ke komputer untuk ditampilkan kembali sebagai  data hasil pengukuran temperatur dan level tangki seperti pada tampilan display berikut 



Sistem kontrol monitoring tangki  dengan database yang akurat dan accountibilitas pengukuran yang akurat akan menghasilkan tingkat produktivitas baik pekerjaan ataupun produksi. 

Alat alat dan Perangkat yang dibutuhkan :
1. Software HMI-SCADA ....... klik disini !
2. PLC Mitsubhisi  ................... klik disini !
3. Router  ................................. klik disini !
4. Mini PC / Desktop  .............. Klik disini ! 
5. Modem GSM/GPRS ..........,. Klik disini !

Konsultasi dan Proyek kirimkan permintaan ke email atau kontak ke 081218127854 (WA )

Semoga bermanfaat !!
Artikel terkait :


Kontrol proses CPO dan Volume Tangki SocialTwist Tell-a-Friend

Instalasi FM 200 System





Seiring dengan pertumbuhan jumlah gedung diperkotaan atau jumlah kepadatan lalu lintas jalan raya, maka sistem pemadaman dengan menggunakan media air mulai perlu ditinggalkan. Berikut beberapa alasannya :

  • Air mulai sulit didapatkan dengan cepat mengingat jumlah debit air yang tidak selalu tersedia seperti dulu.
  • Pemadaman kebakaran dengan menggunakan air akan meninggalkan dampak berupa air kotor yang tertinggal pada seluruh isi gedung dan kadang air sungai yang tidak sehat dan sedikit berbau.Maaf kadang sangat berbau.
  • Pemadaman kebakaran dengan air seringkali dikawatirkan akan mengakibatkan dampak konsleting atau hubungan arus pendek listrik yang akan memunculkan kebakaran baru pada tempat lain. 
  • Kepadatan lalu lintas jalan raya yang semakin tinggi akan sangat merugikan jalannya mobil kebakaran menuju lokasi kebakaran sehingga sangat menghambat waktu / proses pemadaman. 
  • Air tidak selalu menghambat kebakaran atau meredakan kobaran api kebakaran, namun kadang menjadi media konsleting arus pendek pada kabel yang sudah terbakar dan berdampak menimbulkan percikan api baru. Air lebih cocok untuk media kertas, kayu atau bahan alami lain seperti debu, kertas yang mudah terbakar. Tapi tidak selalu cocok untuk pemadaman api pada kabel listrik yang terdapat pada " plafon " bangunan gedung tinggi.
  • air akan menghantarkan arus listrik, sehingga menyebabkan hubungan arus pendek yang menyebabkan kebakaran lebih besar.
  • dan masalah lainnya yang sering kurang diperhatikan, 
Oleh karena itu, melihat pertumbuhan bangunan perkotaan dan jumlah bangunan tinggi yang semakin bermunculan di kota-kota besar akan menyulitkan proses pemadaman  yang dilakukan oleh petugas mobil pemadam kebakaran.

Perkembangan teknologi kimia saat ini telah merubah cara pemadaman api dengan cara sedikit berbeda yaitu dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang tidak mencemari lingkungan, bersih, dan tidak berbau. Seperti dengan diketemukannya serbuk pemadam api : Soda Acid, Foam (busa), CO2, Dry Chemical BC, Multipurpose ABC atau Thermatic  untuk memadamkan api. Aplikasi yang bisa didapatkan dengan penemuan bahan kimia pemadam kebakaran tersebut adalah pada area gedung atau bangunan pabrik yang mempunyai plafon / atap asbes dengan cable tray atau jalur kabel diatasnya. Atap plafon merupakan tempat terbaik bagi sumber-sumber kebakaran yang sangat penting untuk diwaspadai.



Keuntungan Alat Pemadam Liquid Gas / Gas Cair AF11

  • Alat pemadam api mutliguna, cocok untuk memadamkan semua jenis api baik itu Kelas A, B dan C
  • Diperuntukan khusus untuk memadamkan api dengan cepat dari bahaya kebakaran yang di sebabkan oleh peralatan listrik, cairan yang mudah terbakar, maupun benda padat yang mudah terbakar
  • Aman untuk melindungi peralatan elektronik yang sensitif dan peralatan kantor modern
  • Tidak meninggalkan Residu setelah penggunaan bila dibandingkan dengan Jenis Alat Pemadam Api Powder yang meninggalkan serbuk kimia kering
  • Memiliki GWP (Global Warming Potential) ODP (ozonedepletion potentia) yang rendah dan di fungsikan sebagai pengganti Halon
  • Garansi Tabung 3 tahun dan isi 3 tahun
Instalasi FM 200 System SocialTwist Tell-a-Friend

Monday, August 6, 2018

Modifikasi Zona Sprinkler dan Cara Baru Penanganan Kejadian Kebakaran




Sistem kontrol sprinkler dan pompa hydrant merupakan hal penting yang harus dipertimbangkan dalam rangka antisipasi kebakaran pada gedung. Sebagaimana telah dibahas sebelumnya persoalan kontrol pompa hidrant dengan gsm/gprs maka tidak kalah pentingnya juga bagaimana membuat sistem sprinkler zona dan pompa yang dikontrol dengan penggunaan  gsm/gprs. Mengapa begitu penting sistem zona sprinkler dan kontrol pompa ini...

Seperti diketahui, kebakaran besar tidak bisa dihindari dan kepanikan akan terjadi dan sistem mcfa akan menjadi alat yang sangat penting dan vital. Pra kebakaran atau pecahnya sprinkler juga perlu disiasati sebelum menimbulkan  kepanikan dalam gedung dengan sistem zona akibat semburan air dimana mana. Kebakaran besar juga perlu penangangan  pintar saat petugas atau orang tidak bisa menembus api yang besar dan fire alarm pun kurang bisa diandalkan jika  petugas tidak dilengkapi dengan sistem penanganan kebakaran yang baik tentang penanganan kebakaran besar. Alhasil  lalapan api sudah tidak bisa dikendalikan. Bagaimana solusi untuk kondisi ini ?

Unit sprinkler bekerja setelah head of sprinkler terkena paparan temperatur cukup tinggi dan berdampak pada pecahnya sprinkler. Dan jika hal ini terjadi maka false alarm akan berbunyi sesaat setelah  flow switch aktif. Hal ini akan memberikan signal alarm ke panel mcfa dan operator bisa mengambil alih pengendali untuk mengaktifkan langsung pompa hidrant atau melakukan survei terlebih dahulu sebelum menghidupkan  pompa hydrant setelah pasca pecahnya sprinkler.
Pasca tombol pompa hydrant diaktif maka satu area atau bahkan beberapa area penuh dengan air hydrant. Kepanikan  akan timbul dan menimbulkan masalah pada semua level tingkat gedung atau bangunan. Dan jika  tidak menggunakan sistem kontrol dengan sistem zona maka dapat dilihat bahwa seluruh gedung akan penuh atau  basah dengan air hydrant.

Pertanyaannya .. apakah ini effektif dan tepat sasaran ? Jika berdasar pada sistem kontrol zona maka
sistem dengan semburan air hydrant seperti itu tidaklah tepat menyelesaikan masalah. Ya betul... masalah  kebakaran teratasi namun masalah lain akan muncul... yaitu seluruh ruangan dan lantai penuh basah dengan  air hydrant serta kadang menimbulkan kepanikan dimana mana. Dan bagaimana jika kebakaran besar benar benar terjadi  apakah operasional sistem mcfa dapat diandalkan atau dioperasikan saat gedung terbakar...Adakah petugas yang  akan tetap mengoperasikan fire alarm di tengah kepungan api kebakaran.. ?? Inilah yang menjadi kenyataan dan tantangan untuk membuat sistem pemadaman dengan cara lebih aman dan cepat bahkan saat kebakaran besar sedang terjadi...

Bagaimana mengatasinya ?
Sistem MCFA dibuat dengan pendeteksian zona dan secara keseluruhan terhubung ke pusat pompa hydrant. Namun  dalam kebanyakan sistem piping yang dibuat, sistem piping hydrant kurang tepat dalam hal eksekusi proses pemadaman  yaitu bagaimana melokalisasi area kebakaran. Inilah yang perlu ditambahkan dalam sistem mcfa yaitu sebuah modifikasi.



Modifikasi sistem zona sprinkler dan cara baru penanganan kejadian kebaran
Langkah modifikasi dilakukan dengan tujuan meminimalisir semburan air hidrant. Yaitu dengan membuat sistem kontrol  relay yang terhubung dengan sebuah solenoid valve on/off yang bekerja atas perintah panel mcfa ( setelah  dimodifikasi). Bagaimana memodifikasi sistem mcfa. ? Langkah pertama adalah dengan menambahkan sebuah rangkaian sensor  pada tiap tiap zone dan memasukkan sebuah controller tambahan yang berfungsi mengatur relay yang terhubung ke  selenoid valve on/off. Langkah kedua adalah dengan membuat trigger command yang memerintahkan relay untuk bekerja.  Trigger dapat dibuat dengan 2 cara yang bekerja atas dasar sistem zona yaitu melalui tombol push button atau dengan  menggunakan perangkat gsm/gprs. Dua trigger command ini akan dapat digunakan secara bersamaan ataupun secara terpisah  sesuai dengan kondisi di lapangan.

Trigger Command dengan sistem gsm/gprs.
Trigger dibuat dengan menggabungkan perangkat gsm/gprs ke dalam rangkaian control mcfa. Yaitu melalui media sms  atau dengan media internet tergantung keinginan dan tingkatan system yang akan dibuat. Jika sistem mendeteksi adanya  area zona terindikasi kebakaran atau asap atau alarm semu maka sistem modifikasi akan mengirimkan alarm tanda  kebakaran ke panel lokal dan sekaligus sistem akan mengirimkan sms atau sinyal indikasi ke handphone dengan indikator zona false alarm. Dengan indikasi ini petugas bisa mengambil tindakan pencegahan dengan menekan tombol
zona bermasalah dan sekaligus sebagai tanda aktivasi pompa hidrant ON dan solenoid valve zona ON. Jika keadaan kebakaran cukup  berbahaya maka pekerjaan aktivasi pompa on dan selenoid open bisa dilakukan dengan menggunakan sistem sms atau  internet secara lebih cepat dan aman saat kebakaran sudah benar benar terjadi.

Alat alat dan Perangkat yang dibutuhkan :
1. Modul GSM/GPRS        ....... klik disini !
2. PLC Mitsubhisi  ................... klik disini !
3. Microcontroller..................... klik disini !
4. Panel Fire Alarm .................. klik disini !

Konsultasi dan Proyek kirimkan permintaan ke email atau kontak ke 081218127854 (WA )

Pertanyaan seputar perangkat dan proyek silahkan kirimkan ke email atau isikan ke bagian komentar . ..
Semoga bermanfaat !!

Artikel terkait :
- Perawatan Sistem dan Panel Fire Alarm 
Upgrade Sistem Fire Alarm ke Komputer
Perbaikan Fire Alarm Rusak
Warning Emergency System by GSM /GPRS 
-  Modifikasi system mcfa dengan Komputer
- Dry Chemical Thermatic Fire Extinguisher 

Modifikasi Zona Sprinkler dan Cara Baru Penanganan Kejadian Kebakaran SocialTwist Tell-a-Friend