Tuesday, January 31, 2017

Memperbaiki performance alat ukur instrumentasi

Setelah beberapa hari yang lalu saya membahas bagaimana melakukan repair dan modifikasi pada peralatan sensor 4-20 mA,  sekarang saya akan bagikan hal penting bagaimana memperbaiki performance alat ukur baik dari sisi transceiver maupun sisi receiver. Meski punya kemiripan dari pembahasan sebelumnya namun kali ini akan sedikit berbeda dalam hal safety dan protection perangkat system 4-20 mA.

Instrumentasi dalam industrial automation  ataupun building automation merupakan perangkat ukur dan system control monitoring yang penting untuk mendapatkan pengukuran, pengendalian suatu mesin atau alat dalam usaha mendapatkan tujuan-tujuan proses produksi atau tujuan lain seperti pendeteksian ketidaknormalan pengukuran, pemberian informasi data ukur serta pemberian tanda alarm apabila terjadi penyimpangan yang terjadi selama proses terjadi.



Peralatan instrumentasi telah menjadi solusi dalam membantu pegukuran, pengendalian dan informasi yang sangat penting. Low Cost Instrumentation atau instrumentasi dengan biaya rendah  telah banyak diproduksi dan menjadi pilihan karena semakin banyaknya besaran pengukuran dari berbagai pengukuran  dalam  skala industri maupun skala lain seperti instrumentasi di laboratorium, rumah tangga, bangunan atau lingkungan. Instrument dengan biaya rendah hanya bisa dilakukan dengan membuat sistem pengukuran dari gabungan part penting mulai dari perangkat sensor, converter analog digital, dan penguat amplifier yang banyak dijual dipasaran seperti e_bay ataupun amazon.com.

Beberapa standart pembuatan alat ukur memerlukan parameter-parameter dalam hal :
- Ketelitian atau harga terdekat dari suatu pembacaan instrumen mendekati harga yang sebenarnya dari variabel yang diukur.
- Ketepatan yaitu ukuran kemampuan untuk hasil yang serupa dengan yang diukur.
- Sensitivitas yaitu perbandingan antara sinyal keluaran atau respon instrumen terhadap perubahan masukan atau variabel yang diukur.
- Resolusi yaitu perubahan terkecil dalam nilai ukur dalam hal memberikan  respon.
- Kesalahan yaitu penyimpangan variabel dari harga / nilai yang sebenarnya. 


Instrumentasi melibatkan perangkat komponen hardware dan software baik berupa sensor, converter, layar monitor, dengan beberapa tambahan seperti jalur komunikasi data. Software pemrograman microcontroller sering dipakai sebagai bagian dalam komponen sensor dan dapat berupa perintah program dalam proses penyimpanan data ke EEPROM, dan sebagai eksekusi perintah pemrograman. Software aplikasi juga bisa ditambahkan dalam hal menampilkan data ke dalam komputer atau tampilan layar lainnya. Beberapa parameter akan ditampilkan kedalam layar monitor sebagai bagian monitoring kondisi unit system ataupun perangkat instrumen itu sendiri.

Ketika parameter hasil ukur dan pengendalian parameter ukur berubah  ( tidak standart lagi ) dengan harga sesungguhnya sendirinya dalam beberapa hal didalamnya termasuk akibat ketidak-tepatan, sensitivitas, resolusi ataupun kesalahan pengukuran. Oleh karena itu penting untuk dilakukannya perbaikan, pemeliharaan, kalibrasi, ataupun pembuatan alat ukur lain sebagai alternatif ataupun dengan pembuatan alat ukur baru seperti pada bagian gambar berikut.

 

Pembuatan alat ukur dapat berupa pengukuran tegangan, tekanan, flow, level, consistency, pH, temperatur dan lainnya dapat menjadi alternatif dengan semakin mahalnya alat ukur ataupun sulitnya mendapatkan part-part yang diperlukan. Pembuatan dapat berupa circuit tranceiver ataupun circuit receiver yang melibatkan converter rangkaian Analog Digital dimana parameter hasil pengukuran diubah ke dalam sistem digital untuk kemudian diubah kembali ke sinyal analog sebagai hasil ukur yang akan diproses.



Contoh part penting amplifier yang paling sederhana dalam converter dan sekaligus amplifier sinyal 4-20 mA adalah IC LM358. IC jenis ini memang bukan standart perangkat yang bisa dipakai sebagai circuit transceiver ataupun receiver. Namun IC LM358 bisa dipergunakan sebagai control analog dari sinyal masukan 4-20 mA dengan menambahkan sedikit pemrograman microcontroller. Meskipun ada IC lain yang dipakai namun untuk pemula IC LM358 ini bisa dijadikan part pembantu pembelajaran dan dasar design sistem control 4-20 mA. Bagi para praktisi yang telah berkecimpung alam circuit 4-20 mA IC jenis ini pernah dipergunakan pastinya. Berikut penerapan IC LM358 untukcircuit receiver 4-20 mA.


Bagian lain yang perlu selain amplifier adalah sistem proteksi atas gangguan sekitar. Peranan sistem proteksi  menjadi penting mengingat transmitter ataupun receiver rentan terhadap beberapa gangguan seperti overcurent, lightning ataupun gangguan induksi tegangan tinggi yang merusak circuit control.  Berikut beberapa contoh protection circuit.

protection


Memperbaiki performance alat ukur instrumentasi SocialTwist Tell-a-Friend

Tuesday, January 10, 2017

Pembuatan Plant Remote Control dan Monitoring Jarak Jauh Lewat Website



Pembuatan remote control monitoring jarak jauh dengan menggunakan fasilitas website sangat memudahkan pemantauan kondisi dan situasi baik untuk aplikasi home automation ataupun industrial automation. Data-data secara langsung dapat dikontrol sekaligus dapat dilakukannya setting jarak jauh tanpa ke lokasi secara langsung. Sistem komunikasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa penggunaan fasilitas GSM atau dengan menggunakan satelit dimana kejadian nyata dapat dilihat didepan mata dengan menggunakan handphone atau layar monitor.

Jika kita menginginkan asset-asset penting termonitor dan bisa sekaligus mengendalikan dari komputer jarak jauh atau handphoen maka keuntungan dapat dilipat gandakan dibanding dengan menggunakan kontrol lokal seperti  pada umumnya.  Beberapa pengontrolan sekaligus monitoring dapat berupa hal-hal diantaranya :

  • kontrol start stop pompa atau motor listrik atau mesin diesel dapat dilakukan dari jarak jauh. Hal ini biasanya diterapkan pada mesin-mesin pompa PDAM, mesin pompa diesel di area perkebunan dll.
  • monitoring temperatur lingkungan, tekanan pipa PDAM, kWh meter, ataupun monitoring tegangan batterai pada panel surya dan lain sebagianya yang dimonitor dari website.
Pembuatan sistem monitoring dan kontrol jarak jauh untuk memonitor data-data dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa perangkat seperti terlihat pada konfigurasi sistem pada gambar berikut.

 Data-data dapat disimpan baik local ataupun pada server web melalui penggunaan PLC atau microcontrol melalui php mysql database. Data-data dapat merupakan data pengukuran lapangan dan data kondisi system yang terkirim ke webserver ataupun ke smartphone berupa sms report tentang kondisi perangkat kontrol.  Data-data dapat diakses secara web online dan melalui penggunaan sistem web ataupun HMI Scada dapat dilakukan pula pengendalian jaraj jauh pada site.

Melalui setting schedule waktu start_time dan end_time maka jadwal operasi system dapat ditentukan dengan mudah melalui penggunaan web server ataupun melalui koneksi internet baik dengan PC online ataupun Smartphone / PDA internet connection.  Scheduling sangat bermanfaat dalam effisiensi operational, energy dan perencanaan operasional yang lebih baik.
Agar tidak terlampau sulit memahaminya, berikut contoh aplikasi remote jarak jauh yang bisa memberikan penjelasan detail apa sebenarnya remote web dan apa saja penerapannya dapat dilihat dengan user ID dan password pada link website  berikut KLIK DISINI . (gunakan user id = 9 dan  password = 9 ).

Semoga bermanfaat !!
Pembuatan Plant Remote Control dan Monitoring Jarak Jauh Lewat WebsiteSocialTwist Tell-a-Friend